long time no see yaa ...
kemarin lama ga posting soal nya aku punya masalah klasik yang ga hilang-hilang apa lagi kalo buka " LUPA PASSWAORD" .
tapi gapapa , yang penting sekarang uda bisa di buka lagi ..
Dan hal pertama yang a ku mau critain setelah sekian lama ga posting adalah taraaaa ..
Keluarga baru ku di STATISTIKA :))
Dan ini adalah kami :)
Jumat, 30 November 2012
Kamis, 12 Juli 2012
the amazing thursday
Tau film the amazing spiderman
?? yang jadi spiderman Andrew Garfiled J. Nah , temen aku si
meme ngajakin nonton tuh film . Uda lama sih ngajak nya tapi karena jadwal ku
yang padet bangeet , baru sempet tadi pagi kita nonton .
Ceritapun bermula ..
Kita janjian jam 10.00
meme ke rumah aku . uda jam sepuluh lebih lima meme sms , kotor nya baru dipake
sm papi nya . 10.30 meme nyampe rumah tapi tanpa mio merah nya , dia pake motor
papo nya . okee cuss kita langsung berangkat ..
Jam 11.00 nyampe XXI
Citraland ( tadi nya mau ke paragon ) tapi akunya lagi bokek ni , hehe.
Sampee kita langsung antre beli tiket , tapi XXI
belum buka , nunggu deh L. Pas uda di buka antri nya panjaaan bangett , tapi
lumayan karena kesigapan seorang uyung kita bias ngantri didepan . Beli tiket
C-9 sama C-10 . Karena film nya mulai 12.30 kita duduk-duduk dulu ni sana .
Tapi lama-lama duduk boring juga . Terus kita muter-muter dulu deh .
12.20
..
Abis muter-muter ga cetho ,baliklah kita ke XII ..
Hmm , kesialanpun bermula ..
Tiket kita hilang sodara-sodara ,, mana film mulai
sepuluh menit lagi , panic , binggung , lemes dan berusaha berfikir keras .
Kita
ngrasanya tuh tiket uda kebawa , tapi setelah di inget-inget ternyata tiket nya
ketinggalan . Datang lah kita ketempat duduk tadi , dan hasilnya nothing .
Pikiran
meme : Tanya Pak satpam
Okee , kita Tanya pak satpam , ikut binggunglah pak
satpam . Kita diajak ke kasir , kata mbak kasir nya ada yang ngejual tiket kita
kesana , tapi duit nya belum di ambil . Kita di suruh nunggu orangnya yang
ngejual tiket kita buat ngeclearin semuanya .
Alhasil
dari jam 12.20 sampe jam 14.00 kita nunggu suwung disana , tik tok tik tok L..
Untung nya mbak nya yg ngambil tiket ngaku kembalilah uang kita , hmm lega ..
Tapi kita jadi nontonnya sore jam 15.15 sodara ..
Nonton jam 3 selesai setengah 6an ,.
Rencana
mau mampir bentar ketempat budhe di mugas .Karena meme ga tau rumahnya akylah
yang di minta didepan . abis nyopot kunci dari jokk . Taraaaaa …. Apa yang
terjadi ??
Kunci
motornya jatuh keselokan yang lumayan dalem , dan selokannya itu ketutup sama
ram besi . Sial mampuus kan ?? . Binggung lagi , panic lagi , coba muter otak
lagii . Untungnya mas-mas tempat parker berbaik hati ngambilin dengan susah
payah dan bercucuran kringaat . Kunci terselamat kan dan kekurangan satu apapun
, tapi maunya itu lho , pariah bangeet .
Sial
bangeet kan hidup ku dan meme hari ini soadara-sodara . Dalam hati nyanyi lagu
nya ebiet “dosa apa ini dosa siapa ??” haha . Amazing thrusday , unfogotable ..
Senin, 09 Juli 2012
DERITA LIBURAN PANJANG
Ga kerasa uda lebih dari 2 bulan
menyandang gelar pengacara L dan
seprtinya bakalan tetep saya sandang 2 bulan kedepan , sampe masuk kuliah
tanggal 3 september nanti , masih lama broo ..
2 bulan di rumah itu suwung nya
minta ampun , hidup saya jadi serba ga cetho ,
Pagi-pagi abis sholat tidur lagi ,
nunggu sampe si ibu nyanyi dulu baru bangun ,
Abis itu mandi , makan , beres-beres rumah , tidur siang , online
, tapi tetep ngaji kok kalo dirumah ..
Nah karena kalo siang kebanyakan
tidur malem nya pasti jadi insomi ga jelas , mesti kalo uda tengah malem baru bisa
tidur ga jelas banget kan ??
Liburan itu sebenernya menyenangkan
, tapi kalo terlalu lama gini jadi jamuran ..
Kamis, 05 Juli 2012
Doa Habibie dan Ainun
Doa Habibie & Ainun
“Terima kasih Allah, ENGKAU telah lahirkan Saya untuk Ainun dan Ainun untuk Saya.
Terima kasih Allah, ENGKAU telah pertemukan Saya dengan Ainun dan Ainun dengan Saya.
Terima kasih Allah, hari Rabu tanggal 7 Maret 1962, ENGKAU titipi kami bibit Cinta yang Murni, Suci, Sejati, Sempurna, dan Abadi melekat pada diri Ainun dan Saya.
Terima kasih Allah, ENGKAU telah memungkinkan kami menyiram bibit cinta ini dengan kasih sayang nilai Iman, Takwa dan budaya kami tiap saat sepanjang masa.
Terima kasih Allah, ENGKAU telah menikahkan Ainun dan Saya sebagai Suami Isteri tak terpisahkan di manapun kami berada sepanjang masa.
Terima kasih Allah, ENGKAU telah perkenankan Ainun dan Saya bernaung di bawah bibit cinta titipanMU ini di manapun kami berada, sepanjang masa sampai akhirat.
Terima kasih Allah, ENGKAU telah memungkinkan kami dapat menyaksikan, merasakan, menikmati, dan mengalami TitipanMU menjadi Cinta yang Paling Murni, Paling Suci, Paling Sejati, Paling Sempurna dan Paling Abadi di seluruh Alam Semesta dan sifat ini hanya dapat dimiliki oleh ENGKAU Allah.
Terima kasih Allah, ENGKAU telah menjadikan Ainun dan Saya Manunggal Jiwa, Roh, Batin, dan Nurani kami melekat pada Diri kami sepanjang masa di manapun kami berada.
Terima kasih Allah, ENGKAU telah memungkinkan semua terjadi sebelum Ainun dan Saya, tanggal 22 Mei 2010 pukul 17.30 untuk sementara dipisahkan. Ainun berada dalam Alam Baru dan saya sementara masih di Alam Dunia.
Terima kasih Allah, perpisahan kami berlangsung damai, tenang, khidmat dengan keyakinan bahwa KebijaksanaanMU adalah terbaik untuk Ainun dan Saya.
Berilah Ainun dan Saya petunjuk mengambil jalan yang benar, Kekuatan untuk mengatasi apa yang sedang dan akan kami hadapi di mana pun kami berada.
Lindungilah Ainun dan Saya dari segala Gangguan, Ancaman, dan Godaan yang dapat mencemari Cinta, Murni, Suci, Sejati, Sempurna dan Abadi kami, sepanjang masa.”
Amiin.
Rabu, 04 Juli 2012
The Great Inspiration : Hasri Ainun Habibi
“… saya dengan tulus hati menyampaikan bahwa “dibalik sukses seorang tokoh tersembunyi peran dua perempuan yang amat menentukan yaitu ibu dan isteri saya.”
(B.J.Habibie)
“Ainun
dan saya bernaung di bawah cinta milik-Mu ini dipatri menjadi MANUNGGAL
sepanjang masa. Hanya dengan tatapan mata saja tanpa berbicara sering dapat
berkomunikasi langsung dan mengerti isi hati dan kehendak kami”
(B.J.Habibie)
Kutipan Kata-Kata dalam Buku Habibie dan Ainun
Penampilan, wajahnya, senyumnya, senantiasa mengilhami, menjadikan
sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin“, (halaman
110).
Ainun
selalu mandiri dan tidak pernah mengeluh dan menggangu pekerjaan saya. Seberat
apapun pekerjaannya, ia selalu memberi senyumannya yang menenangkan saya dan
selalu kurindukan sepanjang masa," kenang Habibie (halaman 120)
“Saya belajar menggunakan
waktu secara maksimal sehingga semuanya dapat terselesaikan dengan baik
mengatur menu makanan murah tapi sehat, membersihkan rumah, menjahit pakaian,
melakukan permainan edukatif dengan anak, menjaga suami, membuat suasana rumah
yang nyaman, pendeknya semuanya yang harus dilakukan agar suami dapat
memusatkan perhatiannya pada tugas-tugasnya. Saya belajar tidak menganggu
konsentrasinya dengan persoalan-persoalan rumah.”
“Dan ternyata hidup pas-pasan begitu ada kebahagiaannya tersendiri : kami bertiga semakin erat. Erat dalam perasaan, erat dalam pikiran. Kami bersua suami-isteri dapat menghayati pikiran dan perasaan masing-masing tanpa bicara. Malah antara kami berdua terbentuk komunikasi tanpa bicara semacam telepati. Tanpa diberitahu sebelumnya, seringkali karena tidak sempat, kami masing-masing dengan sendirinya melakukan tepat sesuatu yang diinginkan lainnya. Saya membuat masakan yang persis saya butuhkan tetapi lupa untuk menitipkan padanya sewaktu berangkat pagi. Hidup berat tapi manis.”
“Saya bahagia malam-malam hari berdua di kamar : dia sibuk diantara kertas-kertasnya yang berserakan di tempat tidur, saya menjahit, membaca atau berbuat lainnya. Saya terharu melihat ia pun banyak membantu tanpa diminta : mencuci piring, mencuci popok bayi yang ada isinya.” (Habibie & Ainun : 38)
“Dan ternyata hidup pas-pasan begitu ada kebahagiaannya tersendiri : kami bertiga semakin erat. Erat dalam perasaan, erat dalam pikiran. Kami bersua suami-isteri dapat menghayati pikiran dan perasaan masing-masing tanpa bicara. Malah antara kami berdua terbentuk komunikasi tanpa bicara semacam telepati. Tanpa diberitahu sebelumnya, seringkali karena tidak sempat, kami masing-masing dengan sendirinya melakukan tepat sesuatu yang diinginkan lainnya. Saya membuat masakan yang persis saya butuhkan tetapi lupa untuk menitipkan padanya sewaktu berangkat pagi. Hidup berat tapi manis.”
“Saya bahagia malam-malam hari berdua di kamar : dia sibuk diantara kertas-kertasnya yang berserakan di tempat tidur, saya menjahit, membaca atau berbuat lainnya. Saya terharu melihat ia pun banyak membantu tanpa diminta : mencuci piring, mencuci popok bayi yang ada isinya.” (Habibie & Ainun : 38)
Ainun biasanya bekerja
mandiri, konsisten, kuat, religius, pejuang, merakyat, berusaha belajar dari
proses membangun keluarganya menjadi keluarga sakinah yang berakar pada nilai
agama dan nilai budaya yang dikalbui oleh cinta yang murni, suci, sejati,
sempurna dan abadi, tulus dan ikhlas. ( Habibie & Ainun :
64-65)
“Memang: tuntutannya banyak. Terhadap isteri. Terhadap anak. Terhadap anak buahnya. Ia ingin mencapai yang setinggi-tingginya. Dia memberikan segalanya dan menuntut segalanya. Dia memberi dan menuntut secara mutlak. Begitulah sifatnya. Itulah yang membuat hidup dengannya tidak mudah.”
“Tetapi ia juga memberi secara mutlak, semua yang ada padanya diberikannya pada anak-isterinya: impian-impiannya, kepandaiannya, semangatnya, marahnya, kekecewaannya, perhatiannya, kesehatannya, pengorbanannya. Di dalam segala kehebatannya ia sangat peka: perhatian kami, pengertian kami, dukungan kami, baginya segala-galanya. Itulah yang membuat semuanya ada gunanya.” (Habibie & Ainun : 64)
Ia selalu mengingatkan saya untuk
beristirahat, jika melihat saya kelelahan bekerja, sebelum ia sendiri masuk ke
kamar tidur. Tetapi beberapa saat kemudian, jika saya belum juga beranjak dari
meja kerja saya, Ainun bangun lagi dan mengingatkan bahwa saya harus istirahat,
karena sudah larut malam saya harus istirahat, karena sudah larut malam saya
harus menjaga kesehatan. (Habibie & Ainun : 184)
“Kehidupanmu dengan Ainun
selalu mesra dan menyenangkan untuk siapa saja. Tiap hari shalat 5 kali,
berpuasa bersama Ainun tiap hari Senin dan Kamis. Bekerja keras tidak pernah
mengeluh atau membuat persoalan yang menganggu berkembangnya keluarga sakinah
sesuai ajaran Al-Qur’an. Hidup dan perilaku Habibie dan Ainun selalu
mencerminkan keseimbangan antara Iptek dan Imtak.” (statement
Pak Harto dalam Habibie & Ainun : 141)
Minggu, 01 Juli 2012
Tentang Aku dan Kertas Kado
Jadi cerita bermula saat
temen ku diah ayu ulang tahun 30 juni kemarin …
Jelas binggunglah saya
mau kado dia apaan ..
Akhirnya aku memutuskan
membelikannya sebuah *** *******
Oke setelat dapet barang
yang menurt ku cocok buat diah , tibalah wakt untuk membungkusnya ..
Kepanikan ku mulai
datang ..
Ini barang ga ada
kardusnya , mau bikin kardus sendiri susah , mesti buka buku matematika SD dulu
buat liat gimana cara bikin jarring-jaring kubus ,( keliatan Bego nya ) wkwk
Selanjutnya kepikiran
buat beli kotak kado aja , lebih simple dan praktis …
Muter-muterlah saya ke
seantero mranggen buat cara kota yang ukuranya pas , dan hasil nya NOTHING !!
Karena putus asa
akhirnya aku beli kertas kado aja , menguji diri mencoba membungkus sebuah kado
yang sampe lupa kapan terakhir bungkusin kado ..
Biasanya kalo beli kado
langsung minta bungkusin mbak nya sekalian ..
Pukul 17.00 , Semau
bahan disiapan , mulai dari kertas kado , guntung dan selotip .
Awal nya pengen
bungkusin kado nya di model-model yang lucu , tapi percobaan pertama buat model
yang lucu itu gagal total ..
Dalam hati Cuma bilang
JANGAN PUTUS ASA YUNG !!
Mulailah aku mencoba
membungkus yang kedua kali nya , ternyata hasilnya tidak lebih baik ..
Muncul frustasi …
Akhirnya aku putusin
buat model kado yang kotak biasa aja ..
Walau ga rapi seenga nya
jadi dan agak berbentuk ..
Legaaa ,, tapi ternyata
uda jam 18.30 . huh ternyata 1 setengah jam saya berkutat dengan kertas kado
dan teman-temannya J
Happy birthday my beloved
friends Diah Ayu Ruyani Putri ..
Sorry jelas bangeet
bungkusnya L
Jika Aku Jatuh Cinta
Ya Allah …. Jika aku
jatuh cinta,
Cintakanlah aku pada
seseorang yang melabuhkan
Cintanya pada-Mu
Agar bertambah
kekuatanku untuk mencintai-Mu.
Ya Muhaimin, jika aku
jatuh cinta,
Jagalah cintaku padanya
agar tidak melebihi cintaku pada-Mu
Ya Allah … jia aku
jatuh cinta,
Ijinkanlah aku
menyentuh hati seseorang yang hatinya tertau pada-Mu
Agar tidak jatuh aku
dalam jurang cinta semu.
Ya Rabbana …. Jika aku
jatuh cinta,
Jagalah hatiku padanya
agar tidak berpaling dari-Mu
Ya Rabbul Izzati… jika
aku rindu,
Rindukanlah aku pada
seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.
Ya Allah…jia aku rindu,
Jagalah rinduku padanya
agar tidak lalaui aku merindui syurga-Mu.
Ya Allah…jika aku
menikmati cinta kekasih-Mu,
Janganlah kenikmatan
itu melebihi kenikmatan
Indanya bermunajat di
sepertiga malam terakhir-Mu.
Ya Allah…jika aku jatuh
hati pada kekasih-mu,
Jangan biarkan aku
tertatih dan terjatuh dalam
Perjalanan panjang
menyeru manusia kepada-Mu
Ya Allah…jika Kau
halalkan aku merindui kekasih-Mu,
Jangan biarkan aku
melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi
Hanya kepada-Mu
Ya Allah…Engkau
mengetahui bahwa hati-hati ini
Telah berhimpun dalam
cinta pada-Mu, telah berjumpa
Dalam taat pada-Mu,
telah bersatu dalam dakwah pada-Mu,
Telah berpadu dalam
membela syari’at –Mu.
Kukuhkanlah Ya Allah
ikatanya, kekalkanlah cintanya.
Tunjukilah
jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini
Dengan Nur-Mu yang
tiada pernah padam.
Lapangkanlah dada-dada
kami dengan limpahan
Keimanan kepada-Mu dan
keindahan bertawakal di jalan-Mu……..
-Sayyid Qutub
Langganan:
Postingan (Atom)

